Artikel /

Latihan Aerobik Apa Sih yang Pas Buat Menguruskan Badan

Blog Artikel dan Info

Latihan aerobik diketahui tepat sasaran untuk menurunkan berat badan. Selain berguna menurunkan berat badan, latihan aerobik juga diketahui sanggup menjaga kesehatan jantung serta paru-paru.

Terdapat banyak tipe latihan aerobik yang bisa dipilih seperti berjalan, jogging, berdansa, bersepeda, berenang, atau latihan step-up. Dengan begitu banyaknya pilihan yang tersedia, Anda patut piawai memilih tipe latihan yang tepat sasaran untuk menurunkan berat badan.

Berikut adalah sistem memilih latihan aerobik untuk menurunkan berat badan :

1. Pilih latihan aerobik yang melatih bermacam-macam komponen tubuh

Latihan aerobik terbaik untuk membakar lemak adalah yang melibatkan pergerakan bermacam-macam anggota tubuh. Model latihan aerobik tipe ini termasuk bermacam-macam tipe olahraga seperti sepakbola, basket, atau tenis. Berjenis-jenis komponen tubuh yang ikut serta bergerak seperti kaki, lengan, perut, leher, pinggul, dsb akan membuat pelaksanaan pembakaran lemak berlangsung lebih maksimal.

2. Sesuaikan dengan tingkat kebugaran

Kalau Anda seorang pemula, memilih latihan aerobik intensitas rendah akan ideal. Kalau tingkatan kebugaran mencapai tingkat rata-rata, Anda bisa memilih latihan yang lebih intens seperti berenang atau lompat tali (skipping). Dikala tingkat kebugaran telah mencapai puncak, Anda bisa menjalankan latihan dengan intensitas tinggi seperti berlari (jogging) dan tinju.

3. Cross-training

‘Cross-training’ diyakini oleh banyak spesialis kebugaran sanggup meningkatkan efektivitas latihan aerobik. Cross-training adalah sistem menjalankan latihan aerobik secara bergantian antara latihan dengan intensitas rendah dengan latihan intensitas tinggi. Latihan aerobik intensitas tinggi dialamatkan untuk membakar lebih banyak kalori sedangkan latihan intensitas rendah dialamatkan untuk meminimalkan cedera dampak kelelahan otot.

4. Lakukan latihan aerobik dikala perut kosong atau sesudah menjalankan latihan muatan

Penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik yang dilaksanakan pada waktu perut kosong di pagi hari, sesudah minum segelas atau dua gelas air akan menolong membakar lemak tubuh sekitar 300% lebih banyak dibanding waktu lain. Alasan untuk ini adalah dikala seseorang bangun, cadangan glikogen berada pada tingkatan terendah sehingga tubuh telah dalam tahap pembakaran lemak. Sebagai perbandingan, di waktu lain (selain sesudah bangun tidur), diperlukan latihan selama 20 hingga 30 menit sebelum tubuh hingga pada tahap pembakaran lemak. Menurut logika yang sama, waktu lain yang bagus menjalankan latihan aerobik untuk menurunkan berat badan adalah lantas sesudah sesi latihan muatan. Pada dikala itu, cadangan glikogen tubuh telah habis karena latihan muatan yang dilaksanakan sebelumnya.

5. Durasi latihan

Latihan aerobik untuk menurunkan berat badan patut dilaksanakan selama setidaknya 45 menit sebanyak tiga atau empat kali seminggu. Melainkan pada awalnya, mulailah sesi latihan selama 20 menit dan pelan-lahan tingkatkan hingga mencapai 45 menit. Senantiasa mulai sesi aerobik dengan pemanasan sebelum masuk ke latihan utama. Dikala akhir sesi, sudahi latihan dengan pendinginan untuk menghindari cedera. Lengkapi latihan rutin Anda dengan diet seimbang dan menghindari makan berlebihan, makanan berlemak, makanan berminyak, serta makanan olahan. Minumlah cukup air sepanjang hari serta di antara sesi latihan aerobik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

orang telah membaca artikel ini.
Wikipedia SiteWide Iklan Baris
wisata modera furniture